Cari Berita

Charis Mardiyanto Purnabakti, Akhiri 41 Tahun Pengabdian dengan Integritas

article | Berita | 2025-08-29 22:05:42

Surabaya. Bertempat di Ruang Sidang Utama Lantai 3 Prof. Dr. H. M. Syarifuddin S.H., M.H., Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menyelenggarakan acara Purnabakti Ketua PT Surabaya Charis Mardiyanto, Jumat 29/8.Charis Mardiyanto resmi memasuki masa purnabakti setelah mengabdi selama 41 tahun di dunia peradilan. Kemudian acara wisuda dipimpin secara langsung oleh Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI Prof. H. Sunarto dengan penuh khidmat dan penuh haru, menandai akhir perjalanan seorang hakim yang dikenal berdedikasi dan berintegritas.Dalam sambutannya Prof. H. Sunarto, menegaskan prosesi wisuda purnabakti yang kita laksanakan sejatinya bukanlah seremoni biasa, namun merupakan suatu upacara monumental, yang menjadi penanda suksesnya seorang hakim dalam mencapai puncak keparipurnaan dalam pengabdiannya sebagai juru adil. “Setelah berpuluh tahun melakukan pergulatan kemanusiaan dalam memutus dan mengadili perkara, wisuda purnabakti ini merupakan kirab sakral, di mana kita melepas dengan hati yang suci dan muka yang jernih, sebagai wujud ungkapan terima kasih atas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Ketua MA.Diakhir sambutannya, Prof. H. Sunarto, menyampaikan bahwa rutinitas sebagai hakim untuk memeriksa dan memutus perkara bagi memang telah berakhir, namun tugas kepada keluarga, masyarakat dan negara tidak akan pernah berakhir. “Oleh karena itu sebagai anggota korps hakim dan Warga Peradilan, beliau harap agar tetap terjalin komunikasi dan tali silaturahim dengan insan jajaran peradilan dan Mahkamah Agung,” tutu Ketua MA.Berikut Riwayat Perjalanan Karir Charis Mardiyanto:Charis Mardiyanto, lahir di Lamongan pada tanggal 21 Agustus 1958. Titik awal pengabdianya dimulai 1 Maret 1984 sebagai CPNS dan Calon Hakim di PN Kebumen kemudian kariernya berlanjut dandilantik menjadi hakim pertama di PN Bantaeng pada tanggal 14 April 1986.Kemudian 25 Januari 1992 menjadi Hakim pada PN Lamongan kemudian menjadi Hakim Bojonegoro pada tanggal 2 September 1997 perjalanan karirnya terus berjalan hingga menjadi Wakil Ketua PN Magetan.Pada tahun 2001 kemudian pada tahun 2003 menjabat sebagai Ketua PN Magetan selanjutnya pada tahun 2005 Ia di promosikan menjadi Ketua Pengadilan Negeri Jember, pada tahun 2008 Ia menjabat sebagai Wakil Ketua PN Medan. Selanjutya Ia dipercaya menjadi Wakil Ketua PN Jakarta Selatan pada tanggal 31 Juli 2009.Kariernya sebagai Hakim Tinggi dimulai di PT Makasar pada tahun 2011, 2014 menjadi Hakim Tinggi PT Surabaya. Ia dipercaya mejadi Wakil Ketua PT Manado pada tahun 2016 dan Wakil Ketua PT Nusa Tenggara Barat pada tahun 2017.Perjalanan kariernya sebagai Ketua PT pada tahun 2019 dimulai di PT Tanjung Karang, kemudian menjadi Ketua PT Banten pada tahun 2021 dan kemudian dilanjutkan menjadi Ketua Pengadilan Jawa Tengah pada tahun 2022.Puncak pengabdiannya ditandai dengan penugasannya sebagai Ketua PT Surabaya yang sudah diemban sejak 3 Oktober 2024 hingga 1 September 2025. Selama berdinas di PT Surabaya, Ia terkenal dengan julukan Bapak EIS karena beliau menorehkan prestasi yang luar biasa dalam kinerja percepatan penyelesaian perkara di Wilayah Jawa Timur. Purnabakti Charis Mardiyanto menjadi momen penghormatan bagi seorang hakim dan juga pemimpin peradilan yang menutup pengabdiannya tanpa cela, meninggalkan jejak prestasi dan integritas bagi generasi penerus. (EES/LDR)