Lewoleba, NTT – Pengadilan Negeri (PN) Lembata terus berupaya meningkatkan kompetensi aparatur melalui program English Day: Building Confidence in English Communication. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, hakim, serta aparatur kepaniteraan dan kesekretariatan PN Lembata.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, khususnya untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, termasuk warga negara asing.
Pelatihan dipandu oleh Hakim PN Lembata, Dismas Lukito Ornasto, Kegiatan dilaksanakan secara interaktif melalui praktik percakapan sehari-hari, komunikasi di lingkungan kerja peradilan, serta simulasi pelayanan publik.
Baca Juga: Kisah PN Lembata NTT Sidang Pemeriksaan Setempat di Tengah Erupsi Gunung
Wakil Ketua PN Lembata, Suluh Pardamaian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Langkah progresif PN Lembata ini memiliki landasan filosofis dan yuridis yang kuat, terutama jika dikorelasikan dengan Cetak Biru Pembaruan Peradilan Indonesia 2010–2035." Tegas Suluh.
Baca Juga: Kisah Patriotik Hakim Baru Menerjang 13 Jam Arungi Laut ke PN Lembata NTT
"Selain itu, program peningkatan keterampilan ini selaras dengan amanat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) serta regulasi turunannya mengenai hak pengembangan kompetensi pegawai minimum 20 jam pelajaran (JP) per tahun bagi setiap aparatur sipil negara." Tambahnya.
Melalui program English Day, PN Lembata berharap budaya belajar berkelanjutan dapat tumbuh di lingkungan pengadilan. Dengan demikian, kemampuan komunikasi aparatur semakin meningkat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus dioptimalkan. (zm/fac)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI