Jakarta — Inovasi layanan digital Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) melalui Ruang Tamu Virtual (RTV) terbukti mendapat respons sangat positif dari pengguna. Hal ini tercermin dari hasil survei yang melibatkan 1.668 responden selama periode (31/12/2025) hingga (02/01/2026).
Survei tersebut menunjukkan bahwa 87% responden telah mengetahui keberadaan layanan Ruang Tamu Virtual Badilum, menandakan tingkat sosialisasi yang semakin efektif. Tak hanya dikenal, RTV juga dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan aparatur peradilan akan layanan yang cepat dan adaptif di era digital.
Dari sisi efektivitas, 97% responden menilai jadwal layanan RTV efektif dan fleksibel, sehingga memudahkan pengguna untuk menyesuaikan waktu konsultasi tanpa harus hadir secara fisik. Hal ini berbanding lurus dengan 97,8% responden menilai RTV lebih efisien dibandingkan pertemuan langsung atau layanan konvensional.
Baca Juga: MA Gelar Survei Survei Kepuasan Layanan Fasilitas dan Sarana Pengadilan
Kemudahan akses menjadi salah satu keunggulan utama. Bahkan, 99,3% responden menyatakan RTV mudah diakses dan digunakan, sebuah angka yang menegaskan keberhasilan transformasi layanan berbasis teknologi yang inklusif dan ramah pengguna. Manfaat RTV juga dirasakan secara substansial. Sebanyak 76,8% responden menyatakan layanan ini sangat bermanfaat untuk keperluan konsultasi dan silaturahmi kelembagaan. Lebih dari itu, 99,3% responden berpendapat bahwa RTV dapat mencegah praktik gratifikasi, karena interaksi dilakukan secara terbuka, terjadwal, dan terdokumentasi dengan baik.
Dari sisi ketepatan layanan, 71% responden menilai proses bertamu melalui RTV berlangsung tepat waktu, sementara 89% responden memberikan penilaian “baik” terhadap respons petugas dalam memberikan pelayanan.
Baca Juga: Survei Evaluasi Badilum Learning Center: 96% Responden Nilai Materi Pembelajaran Berkualitas
Survei juga mengungkap jenis layanan yang paling diminati. Permohonan mutasi menjadi layanan terfavorit dengan persentase 51,56%, disusul konsultasi administrasi kepegawaian tenaga teknis sebesar 29,24%, konsultasi aplikasi dan pembaruan data SIKEP sebesar 10,94%, konsultasi tugas belajar sebesar 4,91%, serta permohonan kenaikan pangkat sebesar 3,35%.
Hasil survei ini menegaskan bahwa Ruang Tamu Virtual Badilum bukan sekadar inovasi administratif, melainkan telah berkembang menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang modern, transparan, dan berintegritas, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital Mahkamah Agung. (zm/wi)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI