Cari Berita

Persekutuan Doa PN Semarang Gelar Ibadah Bertema Menjaga Pikiran

I Kadek Apdilla Wirawan - Dandapala Contributor
2026-10-23 12:10:47
Dok. Ist.

Semarang - Persekutuan Doa Pengadilan Negeri (PN) Semarang menyelenggarakan ibadah bagi umat Kristiani di lingkungan pengadilan pada Jumat (23/102026). Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di Ruang sidang Oemar Wirahadikusumo Pengadilan Negeri Semarang, dengan pelayanan oleh Pdt. Daniel Priandana dari GBI Gajah Mada.

Mengangkat tema “Menjaga Pikiran”, ibadah ini mengambil landasan firman Tuhan dari Amsal 4:23: “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Tema tersebut menjadi ajakan untuk senantiasa memelihara hati dan pikiran agar perkataan, sikap, serta tindakan sehari-hari mencerminkan nilai-nilai iman Kristiani.

Dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas di lingkungan peradilan, menjaga hati dan pikiran memiliki makna yang erat dengan pengendalian diri, ketulusan, dan tanggung jawab. Melalui tema ini, jemaat diajak merenungkan pentingnya membangun kehidupan batin yang baik sebagai dasar dalam berinteraksi dengan sesama dan menjalankan pekerjaan.

Baca Juga: Sambut Natal dengan Kunjungan Kasih, Warga PN Sorong Diajak Peduli Sesama

Koordinator Persekutuan Doa Pengadilan Negeri Semarang, Dr. Rightmen MS Situmorang, melalui undangan kegiatan mengharapkan kehadiran seluruh umat Kristiani di lingkungan Pengadilan Negeri Semarang untuk beribadah bersama.

Ibadah bersama ini diharapkan menjadi sarana penguatan iman sekaligus mempererat persekutuan dan kebersamaan, sehingga nilai-nilai kasih, kejujuran, dan kepedulian terus hadir dalam kehidupan sehari-hari serta pelayanan kepada masyarakat.

Tugas di pengadilan menuntut setiap aparatur untuk menjalankan tanggung jawab dengan integritas, kehati-hatian, dan kejernihan pikiran. Di tengah tanggung jawab tersebut, mendekatkan diri kepada Tuhan menjadi sumber kekuatan rohani agar setiap pekerjaan dilaksanakan dengan hati yang tulus, sikap rendah hati, serta kesadaran untuk senantiasa menghadirkan keadilan bagi masyarakat.

Dalam menjalankan tugas, aparatur pengadilan berhadapan dengan berbagai persoalan yang membutuhkan kebijaksanaan untuk membedakan mana yang baik dan buruk, serta mana yang benar dan salah. Karena itu, pertolongan Tuhan senantiasa dibutuhkan untuk menerangi hati dan pikiran, menguatkan nurani, serta menjauhkan diri dari godaan yang dapat mengganggu kejujuran dan tanggung jawab. Kedekatan dengan Tuhan diharapkan berjalan seiring dengan ketekunan mempelajari hukum, kecermatan menilai fakta, dan kesungguhan menjaga profesionalitas.

Baca Juga: Interpretasi Pengadilan Atas Hak Tradisional Masyarakat Adat Timor Tengah Selatan

Melalui ibadah bersama, jemaat juga memanjatkan doa agar seluruh keluarga besar Pengadilan Negeri Semarang diberikan kesehatan jasmani dan rohani, keteguhan iman, serta perlindungan selama bertugas. Kesehatan dan keamanan merupakan bekal penting agar setiap aparatur dapat melaksanakan kewajibannya dengan tenang, penuh perhatian, dan berkesinambungan.

Semangat menjaga hati dan pikiran ini diharapkan terus menyertai setiap langkah pengabdian. Dengan bersandar kepada Tuhan dan tetap berpegang pada hukum serta etika, seluruh aparatur pengadilan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang jujur, adil, dan penuh kepedulian, sekaligus menjaga kehormatan lembaga peradilan dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari. (al)

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…