Cari Berita

41 Tahun Mengabdi, Roki Panjaitan Tutup Karir dengan Jejak Dedikasi & Prestasi

M. Nurulloh Jarmoko - Dandapala Contributor 2026-05-01 11:20:25
Dok. PT Tanjungkarang

Bandar Lampung, — Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Tanjung Karang, Roki Panjaitan, S.H., resmi memasuki masa purnabakti setelah mengabdi selama 41 tahun di dunia peradilan. Upacara wisuda purnabakti yang digelar di Tanjung Karang ini berlangsung khidmat dan penuh haru.

Prosesi puncak berlangsung dengan penanggalan kalung dan tanda jabatan hakim, yang kemudian diserahkan kepada Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.  Ketua Mahkamah Agung memberikan apresiasi atas pengabdian Roki Panjaitan lebih dari 41 tahun pengabdiannya sebagai hakim dan pimpinan pengadilan dengan integritas, ketegasan, dan profesionalitas yang tinggi. Ia juga menyampaikan perjalanan karier Roki Panjaitan yang mencapai puncaknya dalam empat tahun terakhir, saat dipercaya memimpin tiga pengadilan tingkat banding secara berturut-turut, yakni sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, hingga menutup masa baktinya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.

Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa perjalanan karier Roki Panjaitan sejak awal sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Bogor hingga purna tugas mencerminkan komitmen kuat dalam menegakkan hukum dan keadilan. “Jabatan hanyalah sarana untuk berbuat kebaikan, sementara yang akan dikenang adalah integritas, manfaat, dan jasa yang ditinggalkan”, Pesan Ketua Mahkamah Agung pada acara tersebut. 

Baca Juga: Roki Panjaitan: Hakim Jangan Bakar Masa Depan untuk Kebahagiaan Semu!

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Roki Panjaitan, serta ucapan terima kasih kepada keluarga, khususnya istri yang setia mendampingi selama masa tugas. 

“Acara wisuda purna bakti ini menjadi momentum refleksi bahwa pengabdian tidak berhenti setelah masa dinas berakhir, melainkan terus berlanjut dalam kehidupan bermasyarakat”, Lanjut Ketua Mahkamah Agung dalam pidatonya.

Profil Roki Panjaitan

Lahir di Balige pada 30 April 1959, Roki Panjaitan tumbuh sebagai pribadi yang dikenal tegas, berintegritas, dan penuh dedikasi dalam mengemban amanah. Pendidikan dasarnya ditempuh di Parulian Medan dan diselesaikan pada tahun 1972, kemudian melanjutkan ke SLTP Negeri 3 Medan dan lulus pada tahun 1975. Pendidikan menengah atas diselesaikan di SLTA Negeri 5 Medan pada tahun 1979. Semangatnya dalam bidang hukum membawanya menempuh studi di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, yang berhasil diselesaikan pada tahun 1984. Sebagai bentuk penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan, ia juga mengikuti pendidikan di Lemhannas angkatan 49, tepatnya pada tahun 2013.

Kariernya di dunia peradilan dimulai ketika ia diangkat sebagai Calon Hakim di Pengadilan Negeri Bogor pada tahun 1985. Empat tahun kemudian, pada 1989, ia resmi diangkat sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Bengkalis. Dedikasinya dalam menegakkan hukum membawanya mengemban tugas di berbagai daerah, termasuk sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Sintang pada tahun 1995. Sebelumnya, ia juga pernah bertugas di Pengadilan Negeri Cibinong pada tahun 1988, yang semakin memperkaya pengalaman yudisialnya.

Kariernya terus berkembang dengan penugasan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2002. Kemudian pada tahun 2006, ia dipercaya bertugas di Mahkamah Agung sebagai Hakim Yustisial. Setahun berikutnya, pada 2007, ia menjabat sebagai Asisten Koordinator di Mahkamah Agung, menunjukkan kepercayaan institusi terhadap kapasitas dan integritasnya.

Pada tahun 2008, ia diangkat sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, yang kemudian dilanjutkan dengan penugasan sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Jakarta pada tahun 2010. Kiprahnya di bidang teknis yudisial semakin menonjol ketika pada tahun 2014 ia dipercaya sebagai Panitera Muda Pidana Khusus di Mahkamah Agung.

Memasuki jenjang kepemimpinan, pada tahun 2019 ia diangkat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya, yang kemudian dilanjutkan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang pada tahun 2020. Dedikasi dan kepemimpinannya terus diakui dengan penugasan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Riau pada tahun 2021.

Baca Juga: Ketua PT Tanjung Karang: Pakta Integritas Bukan Sekadar Dokumen

Puncak kariernya di bidang kepemimpinan peradilan ditandai dengan pengangkatannya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo pada tahun 2022, kemudian sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah pada tahun 2023. Pada tahun 2025, ia kembali dipercaya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.

Sepanjang perjalanan kariernya, Roki Panjaitan dikenal sebagai sosok teladan yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki integritas yang tidak tergoyahkan serta dedikasi yang tinggi terhadap institusi peradilan. Ia menjadi inspirasi bagi banyak generasi penerus, tidak hanya melalui jabatan yang diembannya, tetapi juga melalui keteladanan, bimbingan, dan komitmennya dalam membuka jalan bagi lahirnya hakim-hakim yang berintegritas di masa depan.

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…