Cari Berita

Rumah Hakim PN Banjar Disatroni Maling, Sejumlah Barang Raib Dibawa Kabur

PN Banjar - Dandapala Contributor 2026-04-28 14:45:21
Ket. Tangkapan layar CCTV diduga pelaku melintas rumah korban

Kota Banjar, Jawa Barat – Lagi lagi musibah menimpa salah seorang hakim, di perbatasan Jawa Barat. Kali ini punggawa Pengadilan Negeri Banjar, Hakim Sofyan Deny Saputro menjadi korban kawanan maling yang berhasil membobol rumahnya pada Minggu siang (26/04). Awal mula kejadian, Sofyan bersama istri, anak, dan orangtuanya sedang pergi makan ke daerah Ciamis. 

Setibanya di rumah, Ia bersama istri dan orangtuanya melihat kondisi kamar yang sudah dalam keadaan berantakan dan salah satu pintu rumah rusak. “Setelah kejadian Saya melihat rekaman cctv dari tetangga, pelakunya terekam ada 2 orang dan menggunakan sepeda motor,” ucapnya. Pada saat kejadian diduga para pelaku ini telah mematikan sikring listrik di rumah, sehingga cctv bagian rumah juga dalam keadaan off.

“Ada beberapa barang yang hilang, diantaranya tas, 3 jam tangan, kalung dan sejumlah uang. Adapun laptop juga sempat dibawa oleh pelaku, namun sempat berhasil ditemukan oleh kami melalui aplikasi Find My”, tambahnya. Untuk laptop sendiri, Sofyan menceritakan laptop tersebut ditemukan di daerah Banjar Atas, Kota Banjar, Jawa Barat. 

Baca Juga: Wujudkan Peradilan Inklusif, PN Banjar Jabar Kolaborasi dengan Dinsos dan SLB

“Laptop ditemukan diantara ban-ban bekas di area tersebut, diduga pelaku menaruh sementara laptop tersebut disitu, untuk diambil kembali atau diambil oleh orang lain. Atau, pelaku telah menyadari jika laptop tersebut telah terpasang aplikasi pelacakan lokasi, sehingga ditinggalkan. Semuanya masih diselidiki oleh pihak kepolisian,” terangnya.

Baca Juga: PN Banjar Mulai Tempati Gedung Baru Hari Ini, Langsung Sidangkan Perkara

Sofyan menjelaskan setelah kejadian telah menghubungi pihak kepolisian. Kemudian, pihak kepolisian telah datang ke lokasi rumah, melakukan olah TKP, mengambil sidik jari, dan mendampinginya untuk menemukan laptop yang hilang. Ketua PN Banjar Herman Siregar pun telah berkoordinasi dengan Kapolres Kota Banjar untuk menyelesaikan kasus ini. Sampai dengan berita ini diturunkan, para pelaku masih buron.

Atas kejadian ini, telah menambah deretan jumlah hakim yang mengalami musibah pencurian dan perusakan rumahnya. Sehingga pentingnya saat ini terhadap realisasi pengamanan hakim dan keluarganya, sebagaimana yang sedang diperjuangkan oleh Mahkamah Agung dan IKAHI. Diharapkan Pemerintah beserta stakeholder terkait dapat mewujudkan salah satu hak para hakim tersebut, yaitu jaminan keamanan terhadap hakim dan keluarganya. (zm/wi) 

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…