Jakarta. Upaya menjaga independensi hakim menjadi salah satu perhatian penting dalam sistem peradilan. Hakim yang memeriksa dan memutus perkara kerap menghadapi berbagai tantangan, mulai dari upaya intervensi hingga ancaman terhadap keselamatan pribadi. Untuk itu, Mahkamah Agung Republik Indonesia terus berupaya memperkuat sistem perlindungan dan keamanan bagi hakim serta lingkungan pengadilan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum menerima kunjungan delegasi dari Office of Overseas Prosecutorial Development, Assistance and Training (OPDAT) Amerika Serikat pada Kamis, 12 Maret 2026. Delegasi tersebut dipimpin oleh Jason Corley bersama Tomika Patterson yang menjabat sebagai Penasihat Hukum Tetap OPDAT.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Mahkamah Agung Republik Indonesia ke Amerika Serikat pada tahun 2024. Dalam kunjungan tersebut, Mahkamah Agung mempelajari sistem pengamanan hakim dan pengadilan di Amerika Serikat yang dijalankan oleh United States Marshals Service, lembaga yang bertugas menjaga keamanan gedung pengadilan, memberikan perlindungan bagi hakim, serta menjalankan program perlindungan saksi.
Delegasi OPDAT diterima langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Bambang Myanto bersama para pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Badilum. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas berbagai kasus yang pernah menimbulkan ancaman terhadap keamanan hakim dan aparat peradilan.
Saat ini, Mahkamah Agung tengah merancang konsep sistem pengamanan yang lebih komprehensif guna menjamin keamanan hakim dan lingkungan peradilan. Dalam hal ini, pihak Amerika Serikat menyatakan kesiapan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik yang telah diterapkan dalam sistem pengamanan peradilan di negaranya.
Baca Juga: Dirjen Badilum Terima Perwakilan Departemen Kehakiman AS, Bahas Apa?
Selain membahas aspek keamanan, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang kerja sama dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan Indonesia. Melalui program pelatihan bagi aparat peradilan, diharapkan kualitas pelayanan peradilan dan penegakan hukum dapat semakin meningkat.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI