Cari Berita

MA Luncurkan Judicial Suprema, Bangkitkan Kembali Tradisi Publikasi Ilmiah

William E Sibarani - Dandapala Contributor 2026-08-19 12:15:46
Dok. Ist

Jakarta – Mahkamah Agung (MA) kembali memperkuat tradisi publikasi ilmiah melalui peluncuran Jurnal Ilmiah “Judicia Suprema”. Jurnal ini menjadi salah satu inovasi yang diluncurkan MA dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Mahkamah Agung.

Peluncuran Judicia Suprema menjadi bagian dari upaya MA membangkitkan kembali semangat publikasi ilmiah yang telah tumbuh di lingkungan peradilan sejak 1985 melalui penerbitan Varia Peradilan. 

Dalam materi peluncuran, Prof Sunarto menegaskan bahwa kehadiran jurnal ilmiah tersebut bukan sekadar menjadi wadah publikasi, tetapi juga diarahkan sebagai instrumen strategis yang menjembatani praktik peradilan dengan teori hukum.

Baca Juga: Menjaga Independensi Hakim di Era AI: Batas Etika Penggunaan AI dalam Peradilan

“Sebagai jurnal open access, Judicia Suprema diharapkan dapat memperluas akses terhadap berbagai pemikiran, kajian, dan perkembangan ilmu hukum yang berkaitan dengan praktik peradilan. Dengan akses yang terbuka, hasil pemikiran dan kajian yang dimuat di dalamnya dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, baik di lingkungan peradilan maupun akademisi dan praktisi hukum,” ungkap Prof Sunarto. 

Kehadiran jurnal ini juga menjadi bagian dari komitmen MA untuk membangun ekosistem pengetahuan hukum yang lebih kuat. Praktik peradilan yang berkembang membutuhkan dukungan kajian akademik, sementara perkembangan teori hukum juga perlu memperoleh masukan dari pengalaman empiris dalam praktik peradilan.

Melalui Judicia Suprema, kedua aspek tersebut diharapkan dapat saling terhubung. Jurnal ini menjadi ruang bagi hakim, aparatur peradilan, akademisi, peneliti, maupun praktisi hukum untuk menuangkan gagasan dan kajian mengenai berbagai persoalan hukum serta perkembangan dunia peradilan.

Semangat tersebut sekaligus melanjutkan tradisi publikasi yang telah hadir di lingkungan MA sejak 1985. Setelah perjalanan panjang publikasi hukum melalui Varia Peradilan, MA kini menghadirkan platform jurnal ilmiah yang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi serta pengetahuan hukum.

Baca Juga: Menjamin Independensi Hakim: Urgensi Pengaturan Gaji dalam UUD 1945

Transformasi publikasi menuju format open access juga sejalan dengan perkembangan era digital. Pengetahuan hukum tidak lagi terbatas pada ruang-ruang akademik atau perpustakaan fisik, tetapi dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat melalui platform digital.

Peluncuran Judicia Suprema dalam momentum HUT ke-81 MA sekaligus menunjukkan bahwa transformasi peradilan tidak hanya dilakukan melalui digitalisasi layanan dan aplikasi, tetapi juga melalui penguatan tradisi keilmuan dan publikasi sebagai fondasi pengembangan hukum dan peradilan. (zm/fac) 

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…