Singkawang-Suasana khusyuk menyelimuti Pengadilan Negeri Singkawang pada Kamis malam (12/3/2026). Di tengah rangkaian ibadah Ramadan, para insan peradilan di pengadilan tersebut menutup kebersamaan spiritual mereka dengan khataman Al-Qur’an.
Khataman tersebut dilaksanakan pada hari ke-22 Ramadan, lebih cepat dari target satu bulan penuh. Artinya, para pegawai di PN Singkawang berhasil menyelesaikan pembacaan 30 juz Al-Qur’an sebelum Ramadan berakhir.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Wakil Ketua PN Singkawang, Mohamad Zakiuddin, yang sejak awal mengajak seluruh aparatur pengadilan untuk menjaga komitmen membaca Al-Qur’an secara rutin selama bulan suci.
Baca Juga: Gedung Landraad Singkawang, Jejak Peradilan Kolonial di Kota Seribu Kelenteng
Rangkaian kegiatan dimulai dengan buka puasa bersama, dilanjutkan salat Magrib berjamaah, kemudian Isya dan tarawih, sebelum akhirnya ditutup dengan prosesi khataman Al-Qur’an.
Momen tersebut terasa semakin istimewa karena berlangsung pada malam Jumat di sepuluh malam terakhir Ramadan, waktu yang diyakini umat Islam sebagai periode yang penuh keberkahan dan menjadi momentum pencarian Lailatul Qadr, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Wakil Ketua PN Singkawang, Mohamad Zakiuddin, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen bersama seluruh aparatur pengadilan.
“Konsistensi dan keikhlasan dalam beribadah adalah kunci. Ketika kita istiqamah membaca Al-Qur’an setiap hari, insyaallah target yang berat pun bisa tercapai. Semoga kegiatan ini memperkuat integritas kita sebagai insan peradilan sekaligus sebagai umat beragama,” ujar Zakiuddin.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh para pegawai yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Fachri Widyantoro, klerek pada PN Singkawang, mengaku bersyukur dapat menjalani Ramadan dengan suasana kebersamaan yang penuh makna.
“Menyelesaikan khataman Al-Qur’an tentu tidak selalu mudah karena kami tetap menjalankan tugas, termasuk bersidang dan menyelesaikan pekerjaan kantor. Namun dengan komitmen bersama alhamdulillah khataman ini bisa tercapai,” ungkap Fachri.
Hal senada disampaikan Arifin Astarsi, pegawai PPPK di PN Singkawang, yang berharap keberkahan Ramadan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga membawa kebaikan bagi seluruh lembaga peradilan.
“Kegiatan seperti ini menguatkan nilai spiritual kami. Kami berharap semangat itu juga menjadi pengingat agar seluruh insan Mahkamah Agung selalu menjaga amanah dan dijauhkan dari praktik korupsi,” kata Arifin.
Baca Juga: Ketua PN Singkawang Beberkan Kunci Konsistensi Raih Penghargaan Nasional
Di tengah aktivitas persidangan dan pekerjaan sehari-hari, aparatur PN Singkawang mengisi Ramadan dengan kegiatan keagamaan bersama.
Malam itu menandai selesainya pembacaan 30 juz Al-Qur’an oleh para aparatur pengadilan setelah rangkaian buka puasa bersama, salat berjamaah, hingga tarawih di lingkungan PN Singkawang. IKAW/LDR
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI