Denpasar, Bali – Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum MA RI melangsungkan pembinaan bertempat di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Denpasar dimulai pulul 07.30 WITA diikuti secara hybrid oleh segenap jajaran Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi Pengawas Daerah, Hakim dan aparatur peradilan sewilayah Bali.
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Bambang Heru Mulyono yang memberi ucapan terima kasih disela-sela kesibukannya, Badilum menyempatkan diri memberi pembinaan kepada Hakim dan aparatur pengadilan sewilayah Bali.
Dirjen Badilum MA RI, Bambang Myanto menyampaikan sejumlah poin-poin penting dalam sambutannya antara lain: Pembinaan agar diikuti dan apabila ada persidangan agar dipersilakan ada pergantian untuk tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Baca Juga: Refleksi Kinerja PT Denpasar 2025: Keadilan Bermartabat, Integritas Tanpa Batas
“Jangan sampai menghambat pelayanan masyarakat”, ucapnya.
Pesan-pesan selanjutnya juga berasal dari Ketua Kamar Pembinaan yang disampaikan melalui Dirjen Badilum, wilayah Pengadilan Tinggi Denpasar tidak ada keluhan masuk ke Mahkamah Agung.
“Tidak ada keluhan yang masuk ke MA bersumber dari wilayah PT Denpasar. Ini tolak ukur suatu wilayah telah memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat”, tegasnya.
Di sisi lain, Dirjen Badilum menyinggung Ketua, Wakil Ketua, Panitera hingga Sekretaris harus jadi role model. Artinya harus berikan contoh terbaik. Baik dari aspek kedisiplinan kehadiran hingga gaya hidup.
Selain itu disinggung pentingnya mindset (pola pikir) bahwa semua komponen di pengadilan itu penting, tidak ada yang lebih penting, baik Kepaniteraan maupun Kesekretariatan.
“Jika tidak kesekretariatan maka PTSP, tata persuratan, urusan umum, taman hingga ruang sidang mungkin akan kacau”, ungkapnya.
Disinggung pula pesan Ketua Mahkamah Agung RI kepada para peserta pembinaan agar mengingat kembali bahwa tidak ada toleransi terhadap aparatur pengadilan yang memberi pelayanan transaksional.
“Tidak ada ampun walau hanya beri beberapa rupiah”. Lebih lanjut Dirjen Badilum memberi motivasi kepada segenap Hakim dan aparatur pengadilan agar terus menerus dan konsisten menunjukkan kinerja dan integritas yang bagus.
Baca Juga: Menimbang Permohonan Ganti Nama Ber-Wangsa Dalam Bingkai Adat Bali
“Jika bisa tunjukkan kinerja dan integritas yang bagus, jangan khawatirkan penempatan. Tidak usah harus kenal dengan saya, lakukan terbaik”, tegasnya.
Sampai dengan berita ini diturunkan, pembinaan masih sedang berlangsung terkait Penguatan Kepemimpinan dan Intergritas dalam Tata kelola Pengadilan oleh Bambang Myanto dan materi terkait Manajemen Talenta Tenaga Teknis Peradilan Umum oleh Dr. Hasanudin.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI