Jakarta — Mahkamah Agung Republik Indonesia mencatat sejarah baru dalam penyelenggaraan kegiatan peningkatan kapasitas aparatur peradilan melalui pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) berbasis open akses pada ajang Kampung Hukum 2026. Untuk pertama kalinya, Bimtek diselenggarakan melalui BLC (Badilum Learning Center) dengan sistem terbuka yang memungkinkan seluruh satuan kerja mengikuti kegiatan, baik secara langsung di lokasi acara maupun secara virtual dari satuan kerja masing-masing.
Pelaksanaan bimtek open akses ini menjadi terobosan penting dalam mendukung pemerataan pengetahuan dan peningkatan kompetensi aparatur peradilan di seluruh Indonesia. Dengan memanfaatkan platform BLC, Mahkamah Agung memastikan bahwa tidak ada lagi batasan geografis maupun keterbatasan kuota peserta dalam mengakses materi pembinaan dan penguatan kapasitas teknis.
Dalam kegiatan Kampung Hukum 2026, peserta yang hadir langsung di lingkungan Mahkamah Agung dapat mengikuti bimtek secara luring, sementara aparatur peradilan di daerah tetap dapat berpartisipasi secara daring melalui BLC. Sistem ini memberikan fleksibilitas sekaligus efisiensi, tanpa mengurangi kualitas materi maupun interaksi dalam proses pembelajaran.
Baca Juga: BLC: Platform Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Tenaga Teknis Badilum
Link Bimtek dapat diakses melalui:https://sc.nanosyns.com/ atau cukup scan barcore:

Inisiatif open akses ini juga sejalan dengan semangat transformasi digital peradilan serta komitmen Mahkamah Agung dalam membangun sumber daya manusia peradilan yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Melalui bimtek berbasis BLC, diharapkan seluruh aparatur peradilan memiliki kesempatan yang sama untuk memperbarui pengetahuan, memahami kebijakan terkini, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
Baca Juga: Edisi Kampung Hukum: BLC Hadir di Stand Badilum, Bimtek Cepat Ilmu Dapat
Kampung Hukum 2026 pun tidak hanya menjadi ajang pameran dan edukasi hukum bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang strategis pembinaan internal peradilan yang inklusif dan berkelanjutan. Terobosan bimtek open akses ini diharapkan menjadi model baru penyelenggaraan pembinaan di lingkungan Mahkamah Agung ke depannya.
Ada 3 Kategori Bimtek yaitu: Bimtek mediasi, Bimtek kode etik hakim dan Bimtek Kode Etik Panitera dan Jurusita.
Tunggu apa lagi, langsung berseluncur di BLC, Bimtek Cepat, Ilmu Dapat!!!
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI