Denpasar. Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum) H. Bambang Myanto menegaskan penguatan kepemimpinan, integritas, dan manajemen talenta merupakan fondasi utama dalam mewujudkan peradilan modern yang unggul, transparan, dan akuntabel, Rabu 30/3.
Sejalan dengan itu, Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badan Peradilan Umum (Dirbinganis Badilum) Dr. Hasanudin, memaparkan pentingnya implementasi manajemen talenta sebagai strategi pengelolaan sumber daya manusia berbasis kompetensi dan kinerja.
"Manajemen talenta dipahami sebagai proses sistematis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, menempatkan, dan mempertahankan individu terbaik guna mencapai tujuan organisasi secara optimal," ucap Dirbinganis Badilum.
Baca Juga: Manajemen Talenta ASN Jadi Materi Perdana Bimtek Kepegawaian MA
Dalam implementasinya, Ditjen Badilum telah mengembangkan berbagai inovasi berbasis digital, antara lain Ruang Tamu Virtual (RTV) yang memungkinkan konsultasi secara transparan tanpa tatap muka langsung, Badilum Learning Center (BLC) sebagai platform pembelajaran berkelanjutan, serta program Perisai Badilum yang mendorong budaya diskusi ilmiah di lingkungan peradilan.
"Selain itu, sistem penilaian kinerja modern seperti MATA 360 diterapkan untuk memastikan transparansi dan objektivitas dalam evaluasi tenaga teknis peradilan," terang Hasanudin.
Ia menambahkan, upaya tersebut juga diperkuat dengan pengendalian gratifikasi dan penerapan prinsip zero tolerance terhadap praktik koruptif. Aparatur peradilan diwajibkan melaporkan setiap bentuk gratifikasi melalui mekanisme yang telah ditetapkan, sebagai bagian dari upaya menjaga integritas lembaga.
"Peningkatan tren pelaporan dari kalangan hakim dinilai sebagai indikator positif tumbuhnya kesadaran etik di lingkungan peradilan," lanjut Dirbinganis.
Baca Juga: Pimpinan Pengadilan Sebagai Talent Developer
Dengan sinergi antara kepemimpinan yang kuat, sistem yang terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi, Ditjen Badilum optimistis dapat mewujudkan peradilan yang profesional dan dipercaya masyarakat.
"Transformasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas sebagai pilar utama penegakan hukum di Indonesia," tutup Dirbinganis. (hph/ldr)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI