Cari Berita

Perkuat SDM Unggul, PN & PA Gresik Gandeng UNTAG Surabaya

PN Gresik - Dandapala Contributor 2026-06-20 08:00:25
Dok. Ist.

Gresik , Jawa Timur – Pengadilan Negeri (PN) Gresik dan Pengadilan Agama (PA) Gresik bersinergi dengan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya dalam program pengembangan sumber daya manusia bertajuk Grissee Court Class 2026. Program ini merupakan kelas khusus Magister Hukum yang dirancang khusus bagi aparatur peradilan di lingkungan kedua pengadilan tersebut.

Komitmen kerja sama ini ditandai dengan kunjungan Dekan Fakultas Hukum UNTAG Surabaya, Dr. Yovita Arie Mangesti beserta jajaran ke Kantor PN Gresik pada Jumat (19/6/2026).

Program ini lahir dari semangat membangun budaya akademik yang sejalan dengan visi Mahkamah Agung RI, yaitu "Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung." Ketua Mahkamah Agung RI, Sunarto, sebelumnya menegaskan bahwa profesionalisme aparat penegak hukum harus bertumpu pada tiga pilar utama: integritas, intelektualitas, dan kapabilitas.

Baca Juga: Memupuk Integritas Melalui Tulisan, PN Gresik Luncurkan Jurnal Hukum Grisse Court

"Tanpa integritas, kecerdasan dapat menyimpang menjadi penyalahgunaan kewenangan. Sebaliknya, tanpa kapabilitas, integritas tidak akan cukup menghadapi tantangan zaman," demikian pesan yang menjadi landasan program ini.

Wakil Ketua PN Gresik, Heriyanti menyebut peserta Grissee Court Class 2026 merupakan angkatan pertama dan jumlahnya masih terbuka untuk bertambah.

"Semangat untuk terus belajar merupakan modal penting dalam membangun lembaga peradilan yang modern dan berintegritas. Kami mengapresiasi rekan-rekan yang secara mandiri berkomitmen meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan lanjutan," ujarnya.

Heriyanti menjelaskan bahwa budaya akademik di PN Gresik telah berkembang secara berjenjang. Ketua PN Gresik, Achmad Rifai yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji  tengah menyelesaikan Program Doktor Ilmu Hukum. Heriyanti sendiri juga memulai studi doktoral di tahun yang sama. Sementara sejumlah staf yang sebelumnya belum menamatkan jenjang sarjana kini sedang kuliah dan sebagian dijadwalkan wisuda tahun ini. "Pengembangan kapasitas SDM di PN Gresik berlangsung menyeluruh, dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor, membentuk ekosistem pembelajaran yang hidup," tambahnya.

Selain program magister, semangat akademik juga diwujudkan melalui penerbitan Jurnal Hukum dan Keadilan Grissee Court, yang hingga kini telah menerbitkan dua edisi Desember 2025 dan April 2026.

Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial PN Gresik sekaligus pengelola jurnal dan fasilitator Grissee Court Class 2026 Abdi Munawar Daeng Mangagang menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga peradilan. "Program Magister Hukum Kelas Khusus Pengadilan dan Jurnal Hukum dan Keadilan Grissee Court merupakan bagian dari ikhtiar membangun budaya akademik yang mendorong aparatur untuk terus belajar, meneliti, dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi pengembangan hukum dan peradilan," tuturnya.

Baca Juga: Giat Spritual, Upaya PN Gresik Memperkuat Integritas

Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan melahirkan aparatur yang tidak sekadar memahami hukum secara normatif, tetapi juga mampu berpikir kritis, analitis, dan solutif dalam menjawab perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat.

Melalui kerja sama antara PN Gresik, PA Gresik, dan Fakultas Hukum UNTAG Surabaya, program ini diharapkan menjadi fondasi nyata dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia peradilan menuju badan peradilan yang agung. (Bintoro/al)

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…