Manado,
Sulawesi Utara - Tim dari
U.S. Department of Justice/OPDAT bersama perwakilan Kedutaan Besar Amerika
Serikat di Jakarta melakukan kunjungan ke Pengadilan Negeri (PN) Manado pada
Senin, (27/04). Kehadiran mereka bertujuan untuk melihat langsung penanganan
perkara yang sedang disidangkan, khususnya perkara-perkara yang mendapat
perhatian masyarakat.
Dalam
dialog dengan Ketua PN Manado, Nova Loura Sasube, mereka menanyakan sejumlah
hal terkait perkara yang ditangani. Perkara narkotika disebut sebagai salah
satu yang paling banyak menyita perhatian publik. Selain itu, tim juga
menanyakan jumlah perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) serta jumlah hakim
adhoc Tipikor di PN Manado.
“Saat
ini terdapat tiga hakim adhoc, dengan perkara Tipikor umumnya berkaitan dengan
penyalahgunaan kewenangan di lingkungan pemerintah daerah,” terang Nova Sasube.
Baca Juga: Prim Haryadi Pimpin Pembukaan Pekan Olahraga Sambut HUT MA di Manado
Tim
juga menyoroti perkara yang melibatkan organisasi keagamaan, yang belakangan
menjadi sorotan masyarakat.
Tidak
hanya itu, tim audiensi menanyakan perkara penipuan, baik yang melibatkan
individu maupun sektor perbankan, serta perkara tindak pidana perdagangan orang
(TPPO) yang pada tahun lalu tercatat sebanyak empat kasus. Mereka juga
mengapresiasi sistem pembagian perkara di PN Manado yang kini menggunakan
aplikasi Smart Majelis di seluruh satuan kerja sejak awal tahun ini.
Usai
berdiskusi, tim meninjau ruang sidang, termasuk aspek keamanan ruang persidangan
dan perlindungan bagi hakim. Tim OPDAT merencanakan akan menyelenggarakan
pelatihan terpadu.
“Ke depan akan ada pelatihan bersama aparat
penegak hukum, termasuk pembahasan mengenai pengamanan persidangan,” ujar Tomika
Patterson dari OPDAT.
Baca Juga: Mengenang Pidato Asikin Kusumah Atmadja ‘Otonomi Kekuasaan Kehakiman’ di 1968
Tim
audiensi juga memberikan apresiasi terhadap konsep Pengadilan Terpadu yang
diterapkan PN Manado. Menurut mereka, penataan ruang sidang dan pelayanan
masyarakat sudah sangat baik, ditunjang dengan sistem pemantauan melalui CCTV
yang membuat seluruh aktivitas persidangan lebih transparan dan terkontrol.
(zm/fac)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI