Nunukan, Kaltara – Senyum mengembang di wajah anak-anak dan mahasiswa yang berdiri di mimbar Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Nunukan, Jumat 17 Juli 2026. Hari itu, ruang yang biasanya menjadi tempat berlangsungnya persidangan berubah menjadi ruang penuh kebahagiaan dan harapan.
Satu per satu, 16 putra-putri perbatasan menerima bantuan pendidikan dari Dharmayukti Karini (DYK) Cabang Nunukan. Mereka datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lima siswa taman kanak-kanak (TK), enam siswa sekolah dasar (SD), tiga siswa sekolah menengah pertama (SMP), hingga dua mahasiswa perguruan tinggi.
Bagi mereka, bantuan yang diterima bukan sekadar dana pendidikan dan alat tulis. Di sebuah pulau yang berada di garis terdepan Indonesia dan berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia, perhatian terhadap pendidikan memiliki arti tersendiri. Ada pesan bahwa jarak dan letak geografis tidak seharusnya membatasi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Baca Juga: Turun ke Jalan, Wujud Pengabdian Masyarakat PN Nunukan
Tahun ini, jumlah penerima beasiswa meningkat menjadi 16 orang. Pada tahun sebelumnya, program serupa diberikan kepada 13 penerima. Bertambahnya jumlah tersebut sekaligus memperluas jangkauan kepedulian keluarga besar peradilan Nunukan terhadap pendidikan putra-putri yang tinggal dan bersekolah di wilayah perbatasan.
Wakil II DYK Cabang Nunukan, Ny. Puspa Dewantoro, mengajak para pengurus dan anggota untuk memaknai keberadaan Dharmayukti Karini sebagai ruang untuk terus menebarkan manfaat.
“Kita patut berbangga menjadi bagian dari organisasi wanita yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan. Saya berharap Dharmayukti Karini terus menjadi wadah bagi pengurus dan anggota untuk melakukan hal-hal positif dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Ny. Puspa Dewantoro.
Pesan sederhana namun bermakna juga disampaikan Pelindung DYK Cabang Nunukan, Raden Narendra juga Ketua Pengadilan Negeri Nunukan.
“Tetaplah menjadi pribadi yang sederhana, namun teruslah berprestasi dan memberikan manfaat bagi orang lain,” pesannya.
Suasana hangat semakin terasa ketika para penerima maju menerima bingkisan. Wajah-wajah bahagia memenuhi mimbar Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Nunukan.
Baca Juga: Dharmayukti Karini Cabang Nunukan Salurkan Beasiswa Putra-Putri Warga Peradilan
Di tangan mereka terdapat bantuan pendidikan dan alat tulis, tetapi di balik bingkisan itu tersimpan pesan yang lebih besar yaitu pendidikan anak-anak perbatasan menjadi kepedulian bersama.
Dari pulau Nunukan salah satu beranda terdepan Indonesia, asa itu terus dijaga. Sebab, bagi anak-anak perbatasan, setiap dukungan untuk pendidikan dapat menjadi langkah kecil menuju perjalanan besar dalam meraih cita-cita. (mnj/zm/ldr)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI