Bandung, Jawa Barat – Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Dr. Hery Supriyono, mengingatkan para hakim untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, dan kualitas dalam menjalankan tugas. Hal tersebut disampaikannya seusai menghadiri Pembukaan Pelatihan Eksplorasi Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) yang digelar di Hotel Holiday Inn Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/9).
Dalam wawancara eksklusif dengan Dandapala, Dr. Hery menyampaikan bahwa hakim dalam menjalankan tugasnya selalu berada dalam sorotan publik. Setiap tindakan maupun putusan yang dikeluarkan hakim berpotensi menjadi perhatian, termasuk kemungkinan adanya laporan atau pengaduan dari pihak yang merasa tidak puas.
Menurutnya, hakim juga merupakan manusia yang tidak luput dari kemungkinan melakukan kesalahan. Karena itu, terdapat mekanisme pengawasan terhadap hakim, salah satunya melalui Komisi Yudisial sebagai lembaga pengawas eksternal dalam kaitannya dengan penegakan kode etik dan pedoman perilaku hakim.
Baca Juga: PT Bandung Kuatkan Putusan Produsen Narkotika Jenis Happy Water dan Liquid
“Jika memang ada hakim yang melakukan kesalahan, ada lembaganya seperti Komisi Yudisial, sebagai pengawas eksternal dari hakim,” ujar Dr. Hery.
Ia menambahkan, setiap putusan pengadilan, sekalipun telah dibuat dengan sebaik-baiknya, tetap dapat menjadi objek laporan, khususnya dari pihak yang merasa tidak puas terhadap putusan tersebut.
“Putusan sebaik apa pun, tentunya bisa menjadi objek laporan. Terutama bagi yang tidak puas dengan putusan,” katanya.
Namun demikian, Dr. Hery menjelaskan bahwa pengawasan Komisi Yudisial memiliki ruang lingkup yang berkaitan dengan kode etik dan pedoman perilaku hakim. Sementara itu, hal-hal yang menyangkut teknis yudisial tidak menjadi ranah pengaduan kepada Komisi Yudisial.
“Pengawasan yang dilakukan oleh Komisi Yudisial dalam rangka menegakkan kode etik bagi hakim. Sehingga, pengaduan terhadap hakim yang menyangkut teknis yudisial tidak bisa dilaporkan ke Komisi Yudisial,” jelasnya.
Menutup wawancara, Dr. Hery berpesan kepada seluruh hakim di wilayah hukum Jawa Barat agar terus memegang teguh integritas dalam menjalankan amanah sebagai hakim. Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas serta peningkatan kualitas putusan.
“Setelah ada peningkatan kesejahteraan, tolong hakim-hakim senantiasa menjaga integritas, harus profesional dalam melaksanakan tugas, dan harus berkualitas dalam membuat putusan,” pesannya.
Baca Juga: Terbukti Produksi Narkotika Jenis Happy Water dan Liquid, Pelaku Divonis Seumur Hidup
Menurutnya, kualitas putusan merupakan bagian penting dari kehormatan seorang hakim dalam menjalankan tugasnya.
“Karena, putusan itulah mahkotanya hakim,” tutup Ketua Pengadilan Tinggi Bandung. (zm/wi/ldr/fac)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI