Jakarta - Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) MA RI secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perempuan Berhadapan dengan Hukum (PBH) bagi peserta dari wilayah hukum Pengadilan Tinggi (PT) Palembang pada Kamis (04/06/2026), bertempat di Gedung Sekretariat MA RI, Jakarta.
“Bimtek PBH merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas hakim dalam menangani perkara yang melibatkan kelompok rentan, khususnya perempuan yang berhadapan dengan hukum“, ucap Direktur Pembinaan Tenaga Teknis (Dirbinganis) Badilum, Hasanudin, dalam sambutannya.
Tidak seluruh hakim dapat diikutsertakan dalam kegiatan ini, dalam pelaksanaan di wilayah hukum PT Palembang, Bimtek diikuti oleh 54 orang peserta, yang terdiri dari 4 orang Hakim Tinggi dan 50 Hakim Tingkat Pertama. “Oleh karenanya penting dilakukannya transfer pengetahuan dari peserta kepada rekan-rekan hakim lainnya setelah mengikuti Bimtek”, harap Hasanudin.
Baca Juga: Apel Perdana Tandai Pelayanan PN Palembang di Gedung Museum Tekstil
Pelaksanaan Bimtek dilakukan secara bertahap, diawali dengan pembelajaran mandiri melalui platform Badilum Learning Center (BLC) pada tanggal 4-5 Juni 2026. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran klasikal pada tanggal 9-11 Juni 2026. “Penggunaan platform BLC bertujuan memoderniasi pelaksanaan Bimtek guna peningkatan kualitas sesuai tupoksi Ditbinganis Badilum”, lanjut Hasanudin.
BLC sudah dibangun oleh Ditjen Badilum sejak tahun 2024, dimanfaatkan sebagai Knowledge Management System yang dihimpun oleh Ditjen Badilum. Didahului dengan pembelajaran mandiri secara blended learning dan baru dilanjutkan pembelajaran tatap muka dengan maksud supaya peserta sudah mempunyai pemahaman awal, sehingga saat tatap muka lebih banyak dipergunakan untuk berdiskusi.
Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Harkristuti Harkrisnowo, Anggota Komisi Kejaksaan RI, Rita Serena Kolibonso, Anggota Komisi Paripurna (Komisioner) Komnas Perempuan, Catharina Pancer Istiyani, dan Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, Nirwana.
Baca Juga: Ditjen Badilum Resmi Buka Bimtek PBH Bagi Peserta se-Wilayah Hukum PT Medan
Hasanudin menyampaikan melalui Bimtek ini, diharapkan para hakim semakin memahami perspektif keadilan gender dalam praktik peradilan serta mampu mengimplementasikannya secara konsisten dalam setiap penanganan perkara yang melibatkan perempuan berhadapan dengan hukum.
“Tujuan Bimtek untuk meningkatkan kompetensi, karena dengan meningkat kompetensi, akan meningkatkan kinerja, dan dengan meningkatnya kinerja maka pelayanan kepada masyarakat juga akan meningkat”, tutupnya. (al/yl/ih/bma)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI