Labuan Bajo, NTT - Semangat kemerdekaan dan kebersamaan mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI di Pengadilan Negeri (PN) Labuan Bajo.
Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak Jumat (24/7/2026) tersebut diisi dengan berbagai perlombaan olahraga dan lomba khas 17 Agustus. Pada Jumat (14/8/2026), keluarga besar PN Labuan Bajo mengikuti jalan sehat sejauh 3 kilometer, senam bersama, serta tarian tradisional Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan jalan sehat diikuti para hakim, pegawai, dan keluarga. Berbagai kostum unik turut mewarnai kegiatan, termasuk pakaian adat Manggarai, Flores, yang dikenakan sejumlah peserta.
Baca Juga: Meriah! PN Labuan Bajo NTT Ikuti Event Golo Mori Sunset Run
Ketua PN Labuan Bajo, Isdaryanto mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT RI dan HUT Mahkamah Agung, tetapi juga menjadi sarana mempererat solidaritas keluarga besar pengadilan.
“Kegiatan jalan sehat ini diharapkan menjadi kegiatan solidaritas bagi keluarga besar PN Labuan Bajo. Bukan hanya para hakim dan pegawai yang berpartisipasi, namun juga keluarga mereka,” ujar Isdaryanto.
Menurutnya, kegiatan bersama tersebut juga memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus memperkuat kekompakan di lingkungan PN Labuan Bajo.
Semarak kegiatan kemudian berlanjut dengan senam bersama dan berbagai perlombaan. Di penghujung acara, para hakim dan pegawai PN Labuan Bajo tampil kompak membawakan Tari Ja’i dan Polones.
Tari Ja’i merupakan tarian tradisional khas Ngada, Flores, NTT, yang menjadi ungkapan syukur sekaligus mencerminkan kebersamaan, persatuan, dan kegembiraan. Sementara Tari Polones merupakan tarian khas NTT yang mendapat pengaruh akulturasi budaya Eropa dari dansa Polonaise asal Polandia.
Sebelumnya, pada pembukaan rangkaian kegiatan, PN Labuan Bajo juga menerbangkan merpati sebagai simbol kemerdekaan dan harapan.
“Penerbangan merpati tersebut adalah sebagai simbol semangat kemerdekaan, persatuan, perdamaian, dan harapan untuk masa depan bangsa,” tutur Isdaryanto.
Isdaryanto berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum bagi keluarga besar PN Labuan Bajo untuk semakin mempererat kebersamaan dan kekompakan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.
Rangkaian peringatan HUT RI dan HUT Mahkamah Agung di PN Labuan Bajo akan ditutup pada Rabu (19/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT Mahkamah Agung RI. (al)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI