Denpasar – Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar menyelesaikan penyusunan buku elektronik (e-book) berjudul "Panduan Pengamanan Gedung dan Aparatur Pengadilan di Indonesia" pada 30 Juni 2026. Panduan tersebut disusun sebagai bentuk komitmen PT Denpasar bersama seluruh Pengadilan Negeri se-Bali dalam memperkuat budaya keamanan, profesionalisme, dan integritas di lingkungan peradilan.
“Keamanan gedung dan aparatur pengadilan bukanlah sekadar pemenuhan prosedur administratif ataupun formalitas. Keamanan merupakan fondasi yang menjamin independensi kekuasaan kehakiman sehingga setiap hakim dapat memutus perkara tanpa tekanan, intimidasi, maupun ancaman,” ujar Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Bambang Hery Mulyono, dalam pengantar buku tersebut.
Buku panduan ini disusun oleh Yonatan Iskandar Chandra (Hakim PN Singaraja), Risky Edy Nawawi (Hakim PN Bangli), dan Justice Yosie Anastasia Simanjuntak (Hakim PN Negara), di bawah pengawasan, arahan, dan bimbingan Ketua PT Denpasar.
Baca Juga: Optimalisasi Kendala Pengamanan Eksekusi
Penyusunan panduan merupakan respons atas meningkatnya perhatian terhadap keamanan lembaga peradilan, baik dari aspek perlindungan fisik gedung, keselamatan hakim dan aparatur, keamanan persidangan, hingga perlindungan informasi dan data digital. PT Denpasar memandang bahwa tantangan yang dihadapi pengadilan saat ini semakin kompleks dan memerlukan standar pengamanan yang lebih terukur serta adaptif.
“Peradilan yang independen hanya dapat tumbuh di lingkungan yang aman. Karena itu, membangun sistem pengamanan yang baik bukan hanya melindungi gedung, tetapi juga menjaga marwah lembaga peradilan dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” lanjut Bambang Hery Mulyono.
Panduan tersebut memuat standar pengamanan fisik gedung pengadilan, perlindungan terhadap hakim dan aparatur pengadilan, pengamanan proses persidangan, hingga keamanan informasi dan data digital. Seluruh materi disusun menggunakan pendekatan berbasis risiko (risk management), mengadopsi praktik-praktik terbaik internasional, serta diperkaya oleh pengalaman nyata dalam penyelenggaraan peradilan di Indonesia.
“Keamanan tidak boleh dibangun setelah terjadi insiden. Budaya keamanan harus dibentuk sejak awal melalui identifikasi risiko, langkah pencegahan, dan kesiapsiagaan seluruh aparatur pengadilan,” demikian salah satu pesan yang menjadi benang merah dalam penyusunan panduan tersebut.
Penyusunan buku ini juga memperoleh inspirasi dari Lokakarya Court and Judicial Security yang diselenggarakan oleh PT Denpasar bekerja sama dengan OPDAT, ATA, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat pada 24 April 2026. Lokakarya tersebut menjadikan area PT Denpasar sebagai sarana pembelajaran langsung mengenai standar keamanan pengadilan dan perlindungan aparatur peradilan.
Momentum tersebut dinilai memberikan perspektif baru mengenai pentingnya pengelolaan keamanan pengadilan secara sistematis. Berbagai praktik internasional yang dipelajari kemudian diadaptasi ke dalam konteks sistem peradilan Indonesia dengan tetap memperhatikan kebutuhan dan karakteristik pengadilan di dalam negeri.
“Penguatan keamanan pengadilan merupakan investasi jangka panjang bagi tegaknya negara hukum. Ketika hakim, aparatur, para pencari keadilan, dan seluruh pengguna layanan merasa aman, maka proses peradilan dapat berlangsung secara independen, profesional, dan berintegritas,” tegas Bambang Hery Mulyono.
Melalui panduan ini, PT Denpasar berharap seluruh aparatur peradilan memiliki acuan praktis dalam membangun lingkungan kerja yang aman, tertib, dan profesional. Lebih dari itu, panduan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya keamanan di seluruh satuan kerja peradilan di Indonesia, sehingga perlindungan terhadap lembaga, aparatur, dan proses peradilan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga martabat kekuasaan kehakiman.
Baca Juga: Daftar Penerima Penghargaan di Acara Abhinaya Upangga Wisesa 2025
PT Denpasar mengajak seluruh satuan kerja peradilan untuk memanfaatkan e-book "Panduan Pengamanan Gedung dan Aparatur Pengadilan di Indonesia" sebagai referensi dalam menyusun dan memperkuat sistem pengamanan di lingkungan kerja masing-masing. Buku elektronik tersebut dapat diunduh melalui tautan berikut:
https://bit.ly/2026_PanduanPengamananGedungdanAparaturPengadilandiIndonesia-PTDenpasar
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI