Cari Berita

Dari Api Unggun Lahir Gagasan Forum Penulis Mahkamah Agung

Tim Dandapala - Dandapala Contributor 2026-07-16 21:15:13
Dok. Ist

Bogor, Jawa Barat – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai malam kebersamaan dalam rangkaian Workshop Jurnalistik yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung RI, Kamis 16 Juli 2026.

Dengan konsep api unggun yang ditempatkan di tengah lokasi kegiatan, para peserta berkumpul dalam suasana santai untuk mempererat kebersamaan sekaligus bertukar gagasan mengenai pengembangan budaya literasi di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.


Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan (Kapus Menpim) DY Witanto menyampaikan harapannya agar ke depan para penggiat literasi di lingkungan Mahkamah Agung memiliki ruang khusus untuk berkumpul, bertukar gagasan, dan saling memperkuat semangat dalam menghasilkan karya.

“Saya berharap ke depan ada momentum khusus bagi para penggiat literasi di Mahkamah Agung untuk berkumpul secara rutin. Setidaknya dalam satu tahun ada satu atau dua kali pertemuan yang menjadi ruang bertukar pikiran, berbagi karya, dan membangun semangat menulis bersama,” ujar DY Witanto.


Menurutnya, forum tersebut penting untuk kembali menggairahkan aktivitas literasi yang dinilai perlu terus diperkuat. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pembentukan perkumpulan penulis di lingkungan Mahkamah Agung yang dapat menjadi wadah bagi aparatur peradilan yang memiliki minat dan perhatian terhadap dunia kepenulisan.

Selain menjadi ruang pertemuan, wadah tersebut diharapkan dapat mendorong penyelenggaraan pameran karya dan menghadirkan etalase khusus untuk menampilkan buku maupun karya tulis aparatur peradilan dalam berbagai momentum penting di Mahkamah Agung.

Sebagai langkah awal, pada akhir tahun 2026 juga direncanakan penyelenggaraan Jambore Penulis Mahkamah Agung. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan para penulis dan penggiat literasi dari berbagai satuan kerja peradilan di Indonesia.

Baca Juga: Resensi Buku Hukum Perdata Indonesia Ditulis oleh 3 Hakim

DY Witanto juga menekankan pentingnya peran aparatur peradilan dalam menyampaikan berbagai informasi positif dan kinerja lembaga kepada masyarakat melalui tulisan yang faktual, menarik, dan mudah dipahami.

“Teruslah menyampaikan berita-berita baik kepada masyarakat. Sudah saatnya Mahkamah Agung tidak hanya bekerja dalam diam. Apa yang telah dikerjakan dengan baik juga perlu diketahui,” katanya. (mnj/zm/ldr) 

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI

Memuat komentar…