Bandung, Jabar - Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Dr. Hery Supriyono memberikan pembinaan kepada seluruh satuan kerja di bawah Pengadilan Tinggi Bandung melalui media Zoom Meeting pada Kamis (05/02). Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh pimpinan pengadilan, para hakim, pejabat struktural, fungsional, serta aparatur peradilan dari seluruh Pengadilan Negeri di wilayah hukum Jawa Barat.
Dalam arahannya, Ketua Pengadilan Tinggi Bandung menegaskan pentingnya penyelenggaraan pelayanan peradilan yang transparan, akuntabel, cepat, sederhana, dan berbiaya ringan. Pelayanan tersebut, menurutnya, harus berorientasi pada pemenuhan rasa keadilan bagi masyarakat
Lebih lanjut, Dr. Hery Supriyono menekankan bahwa pelayanan peradilan harus menjauhkan diri dari sifat transaksional. Aparatur peradilan diharapkan mampu menjaga marwah lembaga peradilan dengan tidak membuka ruang terjadinya praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai integritas dan etika.
Baca Juga: PT Bandung Kuatkan Putusan Produsen Narkotika Jenis Happy Water dan Liquid
Menurutnya, profesionalitas dan proporsionalitas dalam menjalankan tugas harus selalu diiringi dengan integritas dan etika yang kuat. Kombinasi nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan peradilan yang agung sebagaimana dicita-citakan Mahkamah Agung.
Dalam konteks pencegahan layanan transaksional, Ketua Pengadilan Tinggi Bandung menyoroti peran strategis Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). PTSP dipergunakan untuk meminimalisir pertemuan langsung atau tatap muka antara aparatur pengadilan dengan para pihak, sehingga potensi terjadinya penyimpangan dapat ditekan. Selain itu, penerapan e-Court dan e-Berpadu disebut sebagai bentuk nyata modernisasi peradilan yang bertujuan mengurangi interaksi langsung dan meningkatkan transparansi layanan.
Dr. Hery Supriyono juga menegaskan fungsi Pengadilan Tinggi sebagai voorpost atau garda terdepan Mahkamah Agung dalam menyampaikan kebijakan dan pembinaan kepada satuan kerja di bawahnya. Oleh karena itu, seluruh jajaran di lingkungan Pengadilan Tinggi Bandung diharapkan mampu meneruskan semangat reformasi birokrasi dan penegakan integritas secara konsisten.
Dalam pembinaannya, Ketua Pengadilan Tinggi Bandung turut mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan internal di lingkungan pengadilan. Ia menekankan bahwa pengadilan merupakan suatu sistem yang terdiri dari berbagai bagian dengan peran masing-masing yang sama-sama penting.
“Pengadilan adalah sebuah sistem. Setiap bagian memiliki peran yang sama pentingnya dan harus saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.
Baca Juga: Perilaku Altruistik: Pilar Layanan Pengadilan Non Transaksional dan Berintegritas
Selain itu, disampaikan pula bahwa pimpinan Mahkamah Agung terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan aparatur peradilan. Kepada para hakim yang baru, Dr. Hery Supriyono menghimbau agar melakukan pengelolaan penghasilan secara bijak, termasuk dengan mulai berpikir ke arah investasi yang sehat dan legal sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Menutup pembinaannya, Ketua Pengadilan Tinggi Bandung kembali menghimbau seluruh Pengadilan Negeri di wilayah hukum Jawa Barat untuk menjaga integritas dan tidak melakukan pelayanan yang bersifat transaksional. Ia berharap seluruh aparatur peradilan dapat menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, dan keadilan demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. (zm/ldr)
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Dandapala Follow Channel WhatsApp : Info Badilum MA RI